Aku mendengar deretan lagu dengan lirik-lirik yang begitu manis.
Tapi kau tak kutemukan diantara alunan rindu yang begitu panjang.Mungkin musik terlalu rumit untuk menjelaskan dirimu, manusia dengan tubuh dan rasa yang entah untuk siapa.
Aku mencoba segala hal. menulismu dalam bait-bait puisi, yang hidup setelah kita bertemu. Tetapi di dalam kepala kau telentang sebagai luka dan doa yang tidak pernah aku selesaikan.
Kau memberikan harapan itu. Cinta, tapi bukan untukku.
No comments:
Post a Comment