Aku mendengar orang-orang seketika mengutuk langit, kemarin.
Sekedar memberi pertanyaan, kenapa kita harus melewati ribuan kilo cahaya untuk mencapai ketinggian?,Sedangkan puncaknya adalah kegelapan?.
Lalu melewatkan kemungkinan menjadi manusia.
Hanya untuk diam-diam memberi harapan, bahwa kita akan ada kemudian.
Sejenak lamunan itu terhenti. ada kamu disitu, di antara kursi, rumah tua, dan cinta yang telah lama kau lupakan.
No comments:
Post a Comment