Bagaimana aku bisa memaknai rindu?.
Sedangkan pertemuan hanya bisa kita bingkai dengan kata-kata.
Kemudian harapan hanya menjadi cermin untuk bayang masing-masing.
Hidup kita terlalu asing untuk mengenal romantisme, kekasihku.
Sementara aku harus memahat ribuan jarak dengan kebosanan dan sedikit kepalsuan.
Kau tahu, apa yang lebih mengerikan dari mentuhankan cinta?
Bahwa kau memilih untuk menjadi buta, dan lupa untuk pulang pada rumah yang sama.

No comments:
Post a Comment