Wednesday, June 17, 2020

Juni 1998



Kita merayakan segala hal kecuali usia.
dijejali harapan, berjalan mencapai entah tapi tidak kemana-mana.

Kemarin aku melihat kata-kata yang telanjang di hadapan usia.
Kemudian tak ada satupun yang berubah,
Semua menjelma kematian yg tak terarah

Ada yang menuntunmu memasuki rumah tapi hanya dihiasi jendela. Ada kau disitu bersama lembaran-lembaran ingatan; Usia, dosa, kematian dan Tuhan.

Kenapa manusia begitu suka pada perayaan?.

Selamat hari jadi untukku

No comments:

Post a Comment

Kegilaan

Malam ini akan kubacakan padamu sebuah mantra lengkap dengan cinta dari kedua mata Majnun kepada Layla. Hum, biarkan tuhan menari.  Aku akan...