Saturday, October 24, 2020

Melampaui Kenangan

Pagi hampir tiba, sementara aku masih terkurung dalam kamar dengan ukuran 2x3 m dengan debu dan sedikit kenangan.


Hampir tak ada kata-kata yang bisa dituliskan, bayanganmu masih saja kosong. Hampir 24 jam aku membayangkan dunia tanpa jendela, tanpa masa depan.

Dan waktu masih saja berputar-putar dalam keheningan. Membayangkan dosa, karma dan surga yang setiap hari hinggap di pelupuk matamu.

Kemudian kita terjatuh, menghadapi Tuhan yang setengah murka. Dan cinta yang hampir saja menjadi neraka untuk kita.

Maret 2020

No comments:

Post a Comment

Kegilaan

Malam ini akan kubacakan padamu sebuah mantra lengkap dengan cinta dari kedua mata Majnun kepada Layla. Hum, biarkan tuhan menari.  Aku akan...